Pinjaman bank bni

Pinjaman Bank BNI

Bank BNI adalah bank pemerintah terbesar nomor 3 berdasarkan jumlah asetnya. Bank ini memiliki kinerja yang baik dan berjuta-juta nasabah. Salah satu pendorongnya adalah pilihan produk pinjaman Bank BNI yang lengkap dan sesuai kebutuhan nasabah.

Produk-produk tersebut memiliki keunggulan, misalnya plafon tinggi dan tenor panjang. Cara pinjam uang di Bank BNI juga mudah. Persyaratannya dan ketentuannya tak jauh beda dari syarat dan ketentuan pengajuan kredit di bank lain.

Kali ini Navistha akan membahas berbagai macam pinjaman di Bank Nasional Indonesia. Pinjaman Bank BNI ini ada beberapa dan patut dipertimbangkan sesuai dengan kebutuhan.Pinjaman bank bni

Pinjaman Bank BNI

Beragam jenis pinjaman dari Bank BNI tersedia bagi para nasabah. Beberapa pinjaman BNI untuk karyawan dapat kamu peroleh dengan atau tanpa agunan. Produk-produk pinjaman ini juga terbuka untuk profesional dan wiraswasta.

1. Pinjaman Bank BNI Fleksi

 Pinjaman yang bernama BNI Fleksi ini tergolong sebagai KTA dan diperuntukkan bagi pegawai tetap yang masih aktif bekerja. Batas plafon tertinggi dari BNI Fleksi adalah 500 juta rupiah dan tenor maksimal 15 tahun. Dana pinjaman tersebut dapat kamu gunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan konsumtif.

Pinjaman BNI untuk karyawan ini dapat diperoleh dengan cara mengisi form pengajuan serta melampirkan FC identitas diri, NPWP, buku rekening tabungan, slip gaji, dan keterangan masa kerja dari atasan. Selain itu, debitur juga harus dicover oleh asuransi jiwa selama tenor berlangsung

2. BNI Griya

Produk pinjaman dari Bank BNI ini sama seperti KPR di bank lain. Dana pinjaman tersebut dapat digunakan untuk membeli, membangun, atau merenovasi rumah. Keunggulan BNI Griya adalah tenornya mencapai 25 tahun, angsuran ringan, dan bebas memilih properti yang diinginkan oleh debitur.

Untuk memperoleh pinjaman ini, calon debitur harus memenuhi syarat pinjam uang di Bank BNI, yaitu berusia 21 tahun atau maksimal 55 tahun (karyawan) dan 65 tahun (pengusaha) saat tenor berakhir, melengkapi dokumen persyaratan, dan mengisi formulir pengajuan.

3 BNI Griya Multiguna

Seperti yang bisa kamu tebak, BNI Griya Multiguna adalah jenis pinjaman multiguna dengan properti sebagai jaminannya. Tujuan pemberian pinjaman ini adalah untuk memenuhi kebutuhan debitur, entah itu kebutuhan konsumtif maupun produktif. Produk tersebut terbuka untuk berbagai kalangan dan usia.

BNI Griya Multiguna menawarkan plafon tinggi dan tenor maksimal 10 tahun. Syarat pinjam uang di Bank BNI ini sama seperti syarat pinjaman lainnya ditambah dengan melampirkan dokumen agunan, contohnya SHM/SHGB, PBB, dan IMB. Dokumen agunan harus atas nama sendiri atau pasangan.

4. Pinjaman Bank BNI Instan

Jika kamu memiliki deposito berjangka di Bank BNI atau ORI, kamu memiliki kesempatan untuk mengajukan BNI Instan. Melalui produk ini, kamu tidak perlu mencairkan deposito atau ORI jika membutuhkan dana. Plafon maksimal pinjaman tersebut adalah 90% dari nilai deposito atau ORI.

Sedangkan jangka waktu maksimalnya adalah 60 bulan dan bunga sekitar 2% – 3% di atas suku bunga jaminan. Terdapat 2 mekanisme angsuran BNI Instan, yaitu mengangsur angsuran pokok + bunga tiap bulan atau mengangsur bunga tiap bulan lalu melunasi angsuran pokok sekaligus saat tenor berakhir.

5. BNI Fleksi Pensiun

Para pensiunan yang membutuhkan dana darurat dapat mengajukan BNI Fleksi Pensiun. Produk pinjaman Bank BNI ini juga terbuka untuk calon pensiunan. Calon debitur yang memenuhi syarat dapat memperoleh dana pinjaman mencapai 500 juta rupiah dengan jangka waktu kredit hingga 15 tahun.

Karena kredit ini dikhususkan bagi para pensiunan dan calon pensiunan, maka syarat maksimal usianya berbeda dari jenis pinjaman lain, yaitu usia maksimal saat pelunasan adalah 75 tahun. Syarat dokumen pengajuan kredit ini juga berbeda.

Selain harus mengisi formulir pengajuan, melampirkan fotokopi identitas, slip gaji, rekening tabungan, dan NPWP, calon debitur juga harus melampirkan SK Pensiun atau SK pengangkatan, SK pegawai aktif, dan SK KGB untuk debitur calon pensiun. Selain itu, pembayaran pensiun juga harus melalui Bank BNI.

6. Pinjaman KUR BNI

Kredit Usaha Rakyat (KUR) milik BNI ini terbuka bagi pengusaha kecil, pegawai yang terkena PHK, calon TKI, dan anggota kelompok usaha. KUR BNI ada beberapa jenis, contohnya KUR Mikro, KUR Kecil, KUR Penempatan TKI, dan KUR Khusus.

Maksimal nilai pinjaman yang dapat diperoleh dari KUR BNI tergantung pada jenis KUR, contohnya 50 juta rupiah untuk KUR Mikro dan 500 juta rupiah untuk KUR Kecil. Besarnya suku bunga pinjaman ini adalah 6%.

Dana tersebut dapat digunakan sebagai modal dan investasi. Khusus untuk modal, maksimal jangka waktu kredit adalah 3  atau 4 tahun tergantung jenis KUR yang diajukan. Sedangkan untuk investasi, maksimal tenor kredit adalah 5 tahun. Jaminan pinjaman ini nantinya akan ditentukan oleh Bank BNI.

7. Kredit Modal Kerja (KMK)

Seperti juga bank lain, Bank BNI juga memiliki KMK. Pinjaman ini diperuntukkan bagi pemilik usaha di bidang perdagangan, perhotelan, konstruksi, jasa angkutan, dan lain sebagainya. Cara pinjam uang di Bank BNI satu ini adalah dengan memenuhi seluruh persyaratan dan juga ketentuan dari bank.

Salah satu syarat pengajuan KMK adalah usaha telah berjalan selama minimal 2 tahun. Selain itu, kamu juga perlu melampirkan berbagai dokumen, yang paling penting adalah dokumen legalitas usaha. Keunggulan dari produk pinjaman ini adalah prosesnya cepat, syarat mudah, dan bunga bersaing.